Twist atau pelintiran umumnya terjadi pada saat kita memancing. Pelintiran dibagi menjadi 2 yaitu pelintiran wajar dan pelintiran negatif.
Pelintiran wajar terjadi pada saat kita menggulung senar dari spool ke reel. Pelintiran ini terjadi tidak banyak, sehingga tidak sampai mengganggu baik kekuatan senar PE maupun konstruksi senar PE.
Sedangkan pelintiran negatif berlaku sebaliknya, efek yang ditimbulkan oleh pelintiraan negatif adalah berkurang secara drastis kekuatan PE dan juga sering bisa mengakibatkan windknot/membundel. Pelintiran bisa terjadi akibat beberapa faktor, diantaranya :
Pemakaian senar PE dan leader yang tidak sesuai (leader terlalu besar dan terlalu panjang). Saat kita menghajar ikan dalam waktu yang lama tanpa ada swivel/kili yang bisa mengurai Plintiran yang terus bertambah. Pemakaian lure berputar tanpa memakai swivel/kili.
Pojok kampus kali ini kita mencoba melihat perubahan bentuk dan kekuatan dari PE X3 yang berbentuk pipih vs X4 vs X8. Kita akan bawa tes kita ke tingkat yang lebih ekstrim yaitu sampai 200 pelintiran /m untuk setiap jenis senar.
Source:mancingmania.com
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Komentar
Nama *
Email *
Situs Web