Fenomena mancing cumi, mulai digemari dari segala kalangan. Ya, mancing cumi katanya lebih nikmat ketimbang mancing ikan. Ada beberapa alasan tertentu yang membuat pemancing cumi terhipnotis dan tergila-gila menghabiskan waktunya dari malam hingga pagi hari berikutnya hanya untuk memancing cumi.
Bagi pemancing cumi saat ngerobok atau berendam di air hingga separuh badan, bahkan hingga leher biasanya dilakukan para pemancing cumi dari jam 6 sore hingga jam 6 pagi keesokan harinya.
Pada dasarnya jenis dan kategori cumi dibagi dalam beberapa bagian yaitu, cumi sero atau cumi bagan, cumi sotong, cumi karang dan cumi jarum. Dari beberapa jenis cumi tersebut ternyata tak semuanya bisa dipancing dan disukai para pemancing cumi, seperti cumi sero dan cumi jarum.
Jenis kedua cumi ini biasanya hanya untuk para nelayan sebagai mata pencahariannya. Dengan menggunakan jaring atau menyerok para nelayan menjualnya kembali. Tapi untuk cumi bagan dan cumi sotong, jenis inilah yang biasanya dipancing dan diincar para pemancing cumi.
Ada 2 teknik mancing cumi yang umum dilakukan para pemancing, diantaranya kasting dengan cara melempar dan teknik mancing troling. Untuk teknik kasting sasarannya adalah cumi karang dan cumi sotong. Dengan teknik ini para pemancing cumi akan memilih lokasi mancingnya yang dekat dengan karang yang kedalaman airnya mencapai 3 hingga 10 meter.
Selain itu bisa juga dengan teknik ngerobok atau berendam. Teknik ngerobok ini seringkali dilakukan oleh para pemancing cumi yang dilakukan pada malam hari hingga pagi menjelang. Lokasi yang dipilih selalu dipinggir pantai sejauh 40-50 meter tergantung kelandaian pantainya. Pulau Bidadari di Kepulauan Seribu termasuk seringkali digunakan para pemancing cumi untuk ngerobok yang jaraknya hampir 100 meter.
Malam hari adalah waktu baik untuk mancing cumi, dengan alasan malam harilah cumi keluar untuk mencari makan. Apalagi bila cumi melihat cahaya terang maka akan terjadi kumpulan cumi-cumi untuk mendekatinya. Ada baiknya bila mancing cumi saat terang bulan.
Berikut tips agar aman mancing cumi :
kabarmancing.com
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Komentar
Nama *
Email *
Situs Web