Ikan gurame merupakan salah satu ikan yang terbilang populer karena selalu menjadi salah satu menu wajib di berbagai rumah makan di Indonesia. Inilah mengapa peluang usaha beternak gurame sangat berpotensi dan terbuka lebar bagi siapa saja.
Karena ikan gurame adalah salah satu diantara sekian banyak ikan yang memiliki citra rasa yang nikmat ketika di olah menjadi salah satu jenis masakan.
Namun pernahkah anda tau tentang bagaimana cara memlihara ikan gurame di rumah? Jika belum, maka berikut kami sajikan tata caranya :
Ketika anda memutuskan untuk memelihara ikan gurame di rumah tentunya anda harus terlebih dahulu mnentukan ukuran besaran kolam yang nantinya akan anda pakai. Sesuaikan dengan luas lahan dan jumlah bibit yang nantinya akan di pelihara. Karena ukuran kola ini akan memudahkan anda untuk mendapatkan hasil nantinya.
Ketika anda telah memastikan seberapa luas kolam yang nantiny akan anda buat maka anda hanya perlu menyiapkan sega lejis perlengkapan untuk persiapan pembuatan kolam. Bahan-bahan yang di butuhkan adalah plastik maupun terpal. Ada juga beberapa bahan lain seperti kerangka kolam dan penggalian tanah.
Ada banyak jenis kolam yang biasanya di gunakan dalam memlihara ikan gurame
namun untuk pemeliharaan di rumah sebaiknya menggunakan kolam terpal dimana tidak terlalu banyak biaya dan mudah dalam pengerjaannya. Cara pembuatan kolam terpal juga tidak begitu sulit, yaitu :
Karena anda memilih menggunakan kolam terpal maka anda juga harus melakukan pembersihan. Ini di karenakan terpal adalah plastik yang di buat dari berbagai zat kiimia yang tidak terlalu aman. Karena inilah sangat dianjurkan terpal yang digunakan sebagai kolam harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum nantinya digunakan
Air kolam yang di gunakan harus maksimal agar bibit ikan kolam nantinya bisa tumbuh dnegan maksimal. Kolam terpal tersebut harus di isi setidaknya hingga 3/4 tinggi kolam. Sedangkan bibit ikan hanya mengisi separuh bagian kolam yang akan memudahkan bibit tersebut nantinya memudahkan ikan-ikan tersebut bergerak. Namun sebelu kolam di tebari dengan bibit ikan, anda harus terlebih dahulu mendiamkan kolam selama 7 hari.
Untuk proses pemilihan pembibitan maka anda harus memilih bibit yang telah berumur lebih dari 1 tahun dan sehat, tanpa cacat dan normal. Berat rata-rata bibit tersebut adalah 100 gr. Pemanenan ikan gurame bisa di lakukan jika berat ikan sudah mencapai 500 gr nantinya. Benih ikan gurame ini biasanya di dapat dari berbagai tempat-tempat pembudidayaan ikan gurame di sekitar anda.
Ketika kolam telah di endapkan selama seminggu maka anda sudah bisa menebar bibit ikan gurame tersebut. Penebaran bibit harus di sesuaikan dengan besaran kolam setidaknya separoh dari luas kolam. Bibit yang nantinya anda pelihara sebaiknya telah berumur 2 bulan sehingga nantinya bisa beradap tasi dengan suhu yang ada di kolam terpal tersebut.
Pakan yang bagus dan ideal untuk ikan gurame adalah pakan yang memiliki kandungan protein nabati maupun hewani yangbanyak. Makanya anda di sarankan untuk memberikan pakan jenis tersebut agar pertumbuhannya bisa tertunjang. Protein nabati yang bisa anda berikan adalah berupa daun kangkung maupun daun talas dan tingkat protein hewan yang dianjurkan adalah 20%.
Agar tidak terbentuk endapan dan mengotori kolam maka anda harus secepatnya membuang pakan sisa yang tidak termakan oleh ikan. jangan lupa untuk selalu membersihkan air di dalam kolam dan harus menggantinya secara berkala. Setidaknya anda bisa menambahkan alat aerator atau filter air agar kebersihan air kolam bisa terjaga.
Ketika masih pengosongan kolam, maka anda bisa melakukan pengapuran. Lakukan penaburan dengan menggunakan kapur pertanian dengan merata. Semua peralatan yang dii gunakan untuk proses budidaya harus terlebih dahulu di rendam menggunakan larutan kaporit yang setelahnya di keringkan.
Karena anda akan melakukan pembesaran bibit ikan gurame dirumah maa lebih baik untuk mencoba menghilangkan bau lumpur :
Untuk mengurangi bau dan mengurangi efek dari adanya kenaikan suhu akibat sinar matahari maka anda bisa melakukan penanaman eceng gondok. Sebenarnya jika anda menggunakan empang atau kolam tanah maka enceng gondok akan tumbuh dengan sendirinya. Enceng gondok juga bagus dalam penyerapan timbal dan zat berbahaya.
Menjaga kebersihan kolam adalah hal yang wajib selain dalam memberikan pakan harian rutin di kolam. Hingga para ikan akan segera mendapatkan oksigen yang cukup dan pasokan ai bersih yang pas. Hal termudah adalah dengan membersihkan segala jenis sisa makanan yang tidak termakan oleh para ikan agar tidak mengotori kolam hingga nantinya bisa menjadi sarang penyakit. Untuk membunuh segala jenis kuman penyakit maka anda harus memberikan senitizer di dalam kolam di setap 2 minggu sekali.
Jika ada sedang mencari salah satu cara untuk mengurangi bau kolam dan mengatasi masalah intensitas cahaya matahari yang terlalu tinggi, maka anda bisa mengantisipasi dengan cara menanam pohon-pohon rndang di sekitar kolam. Agar nantinya cahaya matahari bisa langsung terblokir dan tidak terlalu bermasalah bagi para ikan. Karena suhu ideal untuk pertumbuhan ikan guram adalah 24 hingga 28 derajat C. Ini juga mengantisipasi agar perbedaan suhu antara malam dan siang tidak terlalu mencolok dan nantinya akan menghambat pertumbuhan ikan gurame tersebut.
Jika anda masih ingin selalu menjaga agar air kolam tetap tersanitasi dengan baik maka tidak ada salahnya anda menggunakan alat penyaring berupa filter. Ini akan mengoptimalkan pekerjaan anda dalam pengurasan air kolam. Anda juga harus selalu menjaga pH dari air kolam atau menjaga tingkat keasaman agar kualitas air tetap terjaga. Cara mudah untuk mengetahui pH air kolam adalah dengan cara penggunaan kertas lakmus maupun pH meter. pH air terbaik adalah 6 hingga 7,5 dimana tingkat keasaman ai tidak terlalu asam, basa namun mendekati netral. Tabahkan asam fosfor jika pH air terlalu basa dan kapu jika terlalu asam agar pH air terkendali dan mendekati pH normal.
Jika anda bertanya mengapa banyak sekali petani ikan sangat menyukai budidaya gurame, maka jawabannya adalah karena umur pemeliharaan gurame yang singkat diantara beberap jenis ikan populer lainnya. Bahkan dengan bibit yang mencapai berat 2 ons bisa lansung dipanen ketika sudah berumur 5 bulan. Bahkan anda tidak memerlukan banyak biaya dalam proses pemeliharaannya, termasuk salah satu usaha yang potensial dan menarik bukan? Mengapa anda tidak berusaha mencobanya?
(Sumber : arenahewan.com)
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Komentar
Nama *
Email *
Situs Web