Tahukan para mania jika ikan Gabus maupun ikan yang lain memiliki sifat yang hampir sama yaitu tidak tahan terhadap panas matahari dimana panas terik tersebut menyebabkan kondisi air di danau menjadi hangat sehingga ikan akan pergi ke pinggir-pinggir danau atau bersembunyi di bawah ranting-ranting pohon yang telah rebah untuk berteduh?
Tentunya pada kondisi seperti ini menyebabkan kita sulit untuk memancing dengan teknik casting dan popping dimana kedua teknik mancing ini menuntut kondisi fisik yang prima dan medan air yang luas dan bebas hambatan untuk lemparan maupun tarikan.
Ikan Gabus maupun Toman kita ketahui adalah jenis ikan predator dimana dia akan memburu ikan–ikan yang kecil untuk dimangsa, dan pada saat kondisi panas biasanya ikan-ikan akan pergi ke pinggir danau termasuk ikan Toman yang selalu bergerak untuk mencari mangsa. Dengan teknik casting dan popping, memencing ikan predator tersebut tentunya memberikan sensasi strike yang tidak akan pernah para mania lupakan apabila sampai landed ke permukaan.
trik memancing Gabus dan Toman dengan teknik casting dan popping agar para mania bisa sukses menaklukkan perlawanan ikan berkepala mirip ular ini.
(Sumber : mancingmania.com)
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Komentar
Nama *
Email *
Situs Web